Selasa, 24 Maret 2015

Pesanan Asap Cair 081377773701

Apa itu Asap Cair

Asap cair adalah asap yang dicairkan! Dengan peralatan yang relatif sederhana asap batok kelapa kita tampung, kita alirkan dalam pipa dan kita tampung dalam bejana hasilnya berupa cairan hitam pekat.
Cairan yang hitam pekat itu kita saring, jadilah asap cair gread 3, yang berfungsi sebagai :
  1. Penghilang bau misalnya bau Septiteng /jumbleng yang naik ke WC.
  2. Sebagai penghilang bau pada Kandang ( sapi,bebek, ayam, puyuh, kambing dlsb)
  3. Penghilang jamur pada tanaman keras ( duku, kalbi, jati, kelapa).
  4. Mengawetkan kayu untuk kusen, reng, blandar dlsb.
  5. Membasmi serangga seperti rayap, semut dlsb.
  6. Menghalau hama tanaman seperti padi, jagung dlsb.
  7. Sebagai penyubur tanaman.
  8. Penghalau lalat, nyamuk dlslb.
Cara Penggunaan :
  1. Penghilang bau jumbleng/septiteng : campurkan satu ember besar air dengan 2 botol  asap cair Grade 3 lalu siramkan melalui WC. Dalam sekejap WC anda tidak berbau lagi. Ulangi setiap setengan bulan atau sepuluh hari sekali, sesuai kebutuhan.
  2. Untuk penghilang bau, pengawet kayu, penghilang jamur, penghalau hama tanaman dan penghalau serangga (lalat dlsb) campurkan air dan asap cair dengan campuran 25 : 1, atau sesuai kebutuhan. pakailah semprotan air, lalu semprotkan pada media.
  3. Untuk penyubur tanah, campuran 50: 1.
  4. Untuk melihat manfaat lebih banyak klik disini
  5. Terkait manfaat ada 2 artikel bagus terkait hal ini klik disini

Grade 1

asca1
Diproses dari Cairan yang hitam pekat disaring beberapa kali, kemudian disuling 3-4 kali sehingga bening kecoklat-coklatan. Berfungsi  :
  1. Penghilang bau amis seketika pada ikan laut/tawar;
  2. Pengawet makanan : Mi, bakso, ayam, dlsb.
  3. Bisa untuk menghilang gatal2 pada badan.
  4. Bisa untuk mengobati sakit gigi.
  5. Mengobati jerawat.
  6. Pengganti cuka sebagai pengawet buah.
Asap cair ini adalah produk yang sangat higienis. Tidak mengandung bahan kimia, dan telah di lab oleh Lab Terpadu Unsoed Purwokerto, tidak mengandung bahan logam berat yang berbahaya bagi tubuh.
Mengganti borak atau formalin dengan asap cair adalah salah satu upaya menyelamatkan manusia dari bahan 2 berbahaya.
Cara Penggunaan :
  1.  Klo untuk penghilang bau amis caranya adalah campurkan satu sendok asap cair kedalam satu kilo ikan yang sudah dibersihkan. lalu cuci kembali, baru dikasih bumbu.
  2. untuk ayam/daging, rendam dengan air yang sudah dicampur asap cair dengan perbandingan 1:25. Biarkan sampai 15 menit lalu tiriskan dan masak. daging jadi kenyal.
  3. Untuk pengawet makanan campurkan satu sendok dengan satu kg bahan
  4. Untuk gatal2, jerawat, langsung oleskan.
  5. untuk sakit gigi campurkan 1 gelas air dengan satu sendok asap cair lalu untuk kumur2.
  6. Untuk melihat manfaat lebih banyak klik disini
  7. Terkait manfaat ada 2 artikel bagus terkait hal ini klik disini
Selanjutnya : selamat mencoba.

Dicari distributor yang mau memasarkan asap cair :

Harga sangat kompetitif, untuk grade 3 saya bandrol dengan harga Rp. 12.000,00 untuk ukuran 330 ml, diluar ongkir, memakai JNE atau travel kalau kota anda dapat dijangkau travel. Mereka yang pada ambil biasanya dijual sekitar Rp. 20.000,00.
Harga Grad 1 dari saya Rp. 22.500,00  dapat dijual Rp. 35rb smpai Rp. 40.000,00.
Anda berminat ?
Silahkan hubungi saya : Olan Fitrionando,SH 081377773701
Bank BRI
Rek BRI Nomor : 569901000327501 An. Olan fitrionando
Anda jadi distributor kami akan kami muat anda di halaman web ini.
Kami selalu berpromosi di group2 fb, yahoo, dan google.
Setiap hari kami lakukan itu. saya targetkan untuk selalu promosi dengan sararan 1.000.000 orang / sasaran perhari.
Jadi jangan kuatir anda bekerja sama dengan kami.
Kirim pesanan anda melalui :
jne tiki

Kesaksian-kesaksian :

Banyak sekali kesaksian2 selama saya menjual produk ini. Dari yang tidak sampai ke yang kaya. Dari yang tidak sampai yang berpendidikan. semua meninggalkan kesan yang sangat mendalam demi kemajuan asap cair.
Yang pertama adalah : seorang yang tadinya tidak pernah makan lele, jadi mau makan lele gara-gara pada saat mau dimasak diberi asap cair dl.
Ada anak kecil yang jadi suka telur padahal tadinya tidak suka krn pada saat ndadar telur dikasih satu tetes asap cair.
Tetangga saya kekahan daging dombanya dikasih asap cair secukupnya, tetangganya pada bilang dagingnya tidak ber bau “prengus” (khas daging kambing/domba- bhs jawa)
saya sendiri bersama beberapa temen mencoba asap cair grade 3 untuk menghilangkan bau jumbleng/septitank, hasilnya wc nya yang tadinya bau menjadi tidak bau. dan itu awet… berhari2 tidak bau. saya itung 13 hari, baru saya kasih lagi.
kesaksian itu begitu banyak, trmasuk yang gatal, jerawat, sakit gigi….. dann tidak akan rampung saya ceritakan seharian.
Luar biasa.

Manfaat asap cair untuk pertanian

Banyak sekali manfaat asac cair yang bisa dipergunakan untuk kehidupan umat manusia. Ini adalah sebagian yang saya ambil dari berbagai sumber dari internet semoga bisa untuk menambah pengetahuan kita sebagai bagian dari Rahmat Allah yang maha besar dan maha Pengasih.
Aplikasi distilasi I tempurung kelapa 1;15, satu bagian asap cair ditambah 15 bagian air yang disemprotkan pada hama belalang dan ulat Prodenia Litura, beberapa menit kemudian kedua hama tersebut jatuh (Majik, 2008)
Aplikasi penyemprotan asap cair tempurung kelapa 1;15 pada tanaman padi umur satu bulan dapat menekan perkembangan hama belalang dan walang sangit (Januari, 2008).
Aplikasi penyemprotan asap cair tempurung kelapa 1;15 pada tanaman bunga-bungaan/khususnya antorium dapat menekan perkembangan hama kutu putih (Ceratovacuna Lanigera) sampai 60% (Majik, 2008).
Aplikasi penyemprotan asap cair tempurung kelapa 1;15 pada tanaman jeruk manis (Keprok) yang terserang blendek (busuk batang Phytohthera), tiga hari kemudian bagian yang kena blendek kering dan mengalami gugur daun yang selanjutnya munculnya tunas (bersemi) dan berbunga. Penyemprotan asap cair pada tanaman berfenomena seperti pasca penyemprotan horman atau zat tumbuh (Majik, 2008).
Biodesel kotor yang dimurnikan dengan alat aerator aquarium dapat jernih memerlukan waktu 5-6 hari. Pemurnian biodesel kotor dengan formula asap cair hanya memerlukan waktu 8-12 jam. Kerja formula asap cair disini seperti enzim, setelah dikocok maka semua kotoran dan sisi gliserin yang ada mengendap, dan biodesel murni muncul pada bagian atas (Sumarno, 2008).
KEUNGGULAN ASAP CAIR PLUS SEBAGAI PROTEKSI TANAMAN.
Asap Cair Plus sebagai proteksi tanamaman kemasan 1 liter, 75% bahan dari asap cair tempurung kelapa warna hitam dan 25% nya terdiri dari air yang mengandung antiseptic Allium Sativum berbahan akti DEET 15% yang mampu menghalau golongan nyamuk dan hama wereng (Sumarno, 2010)
Aplikasi penyemprotan Asap Cair Plus 1;15 pada tanaman padi umur satu bulan, dapat menghalau hama wereng dan area sawah yang pernah terserang masih memberikan produksi padi cukup bagus/ 75% nya (Masyhudi, 2009/desa Sumber Jeruk, Jember).
Aplikasi penyemprotan Asap Cair Plus 1;15 pada tanaman, 3-4 hari berikutnya daun tanaman menjadi lebih hijau dibanding lainnya (Hariyant, 2010/ desa Karangrejo Lor, Jember).
Aplikasi penyemprotan Asap Cair Plus 1;15 pada tanaman Lombok 3-4 hari berikutnya, daun yang keriting rontok dan muncul tunas serta bunga baru yang lebat (Herman, 2010/Petani Kalisat, Jember).
Aplikasi penyemprotan Asap Cair Plus 1;15 pada tanaman Tembakau umur satu bulan, 3-4 hari berikutnya daun tanaman menjadi lebih vigor dan warnanya lebih hijau (Bayu, 2010/Petani desa Blidu Jember).
Asap Cair yang diindikasikan berfungsi sebagai hormone atau enzim, dapat memacu suatu proses reaksi yang perananya seperti horman? Proses perbaikan lahan semakin cepat, sehingga nutrisi tanah besa diserap lebih banyak. Kemungkinan lain asap cair sebagai enzim berperan sebagai katalis yang mempercepat reaksi lahan tanpa ikut bereaksi. Sehingga perbaikan lahan lebih cepat dan sempurna )Ir. Yos Sutioso; Ir. Edhi Sandra MSI; Ir. Sumarno, MP, 2010.
Selain untuk mengawetkan ikan dan daging, asap cair juga bisa digunakan sebagai obat penyembuh luka, campuran pakan ternak, antioksidan, dan pestisida.
Asap cair ini dihasilkan dari kompor sabut kelapa (Kosapa). Saat ini asap cair dijual dengan harga yang variatif, mulai dari Rp 30.000/liter sampai Rp 10 juta/liter, tergantung proses distilasi (penyaringan) yang dilakukan.
Asap cair memiliki banyak manfaat dan telah digunakan pada berbagai industri. Seperti di industri pangan, dimana asap cair mempunyai kegunaan yang sangat besar sebagai pemberi rasa dan aroma yang spesifik juga sebagai pengawet karena sifat antimikroba dan antioksidannya
Asap cair juga dapat menggantikan proses pengasapan ikan secara tradisional yang sebelumnya langsung diberi asap, sehingga dapat mengganggu lingkungan. Selain itu, asap cair dapat digunakan pula pada food processing seperti tahu, mi basah dan bakso.
Di industri perkebunan, asap cair dapat digunakan sebagai koagulan lateks dengan sifat fungsional asap cair seperti antijamur, antibakteri dan anti-oksidan, yang dapat memperbaiki kualitas produk karet yang dihasilkan.
Sebenarnya, senyawa formaldehid yang terkandung di asap cair ini telah lama dimanfaatkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia untuk mengobati sakit gigi, segala macam sakit kulit yang disebabkan oleh jamur, virus, bakteri dengan cara mengoleskan pada bagian yang sakit untuk mencegah penyakit kutu air akut, panu, kadas, kurap, herpes, dan diabetes
Asap cair sudah lazim dimanfaatkan saat ini. Di negeri Matahari Terbit, Jepang, misalnya, asap cair alias wood vinegar sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai obat detoksifikasi. Asap cair itu dengan serbuk kayu oak, dicampur lantas dikemas memakai kantong kertas saring. Campuran itu kemudian dan ditempelkan di telapak kaki seperti koyo sebelum tidur. Biasanya keesokan hari kantong yang semula berwarna putih tersebut menjadi kehitaman. Hal itu pertanda racun di tubuh telah terserap.
Asap cair memang dimanfaatkan oleh penduduk di Jepang sejak ratusan tahun silam. Beberapa wilayah di Jepang seperti Shitara di Provinsi Aichi dan tempat di Kepulauan Togo, menjadi sentra penghasil asap cair. Bukan hanya untuk kesehatan, di Togo asap cair itu dipakai pula sebagai pupuk dan pestisida. Sebagai pupuk, asap cair tersebut disemprotkan di atas permukaan daun dengan konsentrasi 1:1.000 (1 bagian asap cair dan 1.000 bagian air) untuk tanaman muda. Nah untuk tanaman dewasa, larutan asap cair disiramkan di sekitar tanaman setiap dua pekan
Campuran asap cair dan air (1:300) dapat mempercepat penguraian pupuk kompos dan mencegah terbentuknya gas amonia. Oleh sebab itu, asap cair juga berfaedah menghilangkan bau tak sedap bila disemprotkan pada tumpukan sampah. Yang luarbiasa lagi asap cair yang kaya senyawa hidrokarbon tersebut mampu mematikan beberapa hama tertentu pada budidaya sayuran.
Di bidang pangan, masyarakat di negara Uni Eropa dan Amerika sudah terbiasa menyantap daging panggang yang terlebih dahulu direndam dalam larutan asap cair. Asap cair yang digunakan sudah dimurnikan melalui penyulingan bertingkat supaya minyak dan tar yang berbahaya hilang. Daging yang telah dicelup di dalam asap cair memiliki tekstur daging lebih empuk dan beraroma sedap ketika dipanggang dan tentunya daging bisa lebih lama disimpan.
Sejatinya asap cair berfungsi sebagai pengawet berkat kehadiran senyawa asam, fenol, dan karbonil. Fenol dianggap paling berperan, walaupun kemampuan asap cair untuk mengawetkan merupakan interaksi berbagai senyawa tersebut. Fenol bersifat antibakteri dan antifungi serta mampu menghambat oksidasi lemak. Senyawa lainnya juga bersifat sama seperti fenol.
Sebagai insektisida / pembasmi rayap, nyamuk, semut. Cara penggunaan disemprotkan pada tempat yang terserang rayap dengan dosis 15-20 cc/lb setiap tiga hari sehari.
Mempercepat pertumbuhan tanaman secara vegetatif. Cara penggunaan bisa disemprotkan ke daun dengan dosis 20 cc/lt setiap 2 minggu sekali. Disemprotkan melalui akar dengan dosis 20 cc/lt setiap 2 minggu sekali.



Berikut ini 2 artikel yang cukup bagus dari Junnaidy Kampey yang saya ambil dari internet tentang manfaat asap cair bagi karet :

TEKNOLOGI “ASAP CAIR” DALAM INDUSTRI KARET ALAM

 Masalah utama yang terjadi dalam pengolahan karet (bokar) jenis SIR 20 adalah mutu bokar yang rendah dan bau busuk yang menyengat sejak dari kebun. Mutu bokar yang rendah ini disebabkan petani menggunakan bahan pembeku lateks (getah karet) yang tidak dianjurkan dan merendam bokar di dalam kolam/sungai selama 7-14 hari. Hal ini akan memicu berkembangnya bakteri perusak antioksidan alami di dalam bokar, sehingga nilai plastisitas awal (Po) dan plastisitas setelah dipanaskan selama 30 menit pada suhu 140 °C (PRI) menjadi rendah.

Bau busuk menyengat terjadi juga disebabkan oleh pertumbuhan bakteri pembusuk yang melakukan biodegradasi protein di dalam bokar menjadi amonia dan sulfida. Kedua hal tersebut terjadi karena bahan pembeku lateks yang digunakan saat ini tidak dapat mencegah pertumbuhan bakteri. Kemudian bau busuk tersebut dibawa terus sampai ke pabrik karet remah dan di pabrik yang menjadi sumber bau busuk tersebut adalah berasal dari tempat penyimpanan bokar, kamar gantung angin (pre-drying room), dan mesin pengering (dryer).
Masalah bau busuk yang mencemari udara di sekitar pabrik karet remah ini sampai saat ini sangat sulit diatasi walaupun semua pabrik sudah menggunakan scrubber (cerobong asap), padahal di sekeliling pabrik sudah menjadi kawasan perumahan. Pada akhirnya bau busuk ini menimbulkan keluhan-keluhan masyarakat di sekeliling pabrik bahkan yang jauh dari pabrik (bau terbawa oleh angin).
Untuk mengatasi permasalahan dalam pengolahan karet remah khususnya bau busuk, telah dilakukanlah penelitian penggunaan asap cair sebagai penghilang/penetral/pengurang bau dan sebagai bahan pembeku lateks oleh para praktisi sejak lebih kurang 10 tahun silam.
Penelitian asap cair dari tahun 1999 s/d 2001, menghasilkan bahwa penyemprotan asap cair di atas bokar dapat menghilangkan/menetralkan bau busuknya dan asap cair dapat membekukan lateks (getah karet) dengan sempurna dengan nilai plastisitas tinggi, dan sifat fisik vulkanisat setara atau bahkan lebih baik dibandingkan dengan karet yang dihasilkan dengan pembeku asam format (semut). Asap cair dapat mengatasi bau busuk dari karet yang selama ini belum pernah dapat diatasi, karena mengandung 67 jenis senyawa yang dapat berfungsi mencegah dan mematikan pertumbuhan bakteri (yang berperan dalam timbulnya bau busuk) dan senyawa-senyawa yang mudah menguap serta berbau spesifik asap.
A. TEROBOSAN YANG DIPEROLEH
Dalam pemanfaatan asap cair ini, ada beberapa terobosan yang didapati dalam industri karet. Diantaranya adalah:
  1. Untuk industri karet remah: waktu pengeringan awal yang lebih cepat dan tidak terjadi bau sejak dari kebun sampai ke pabrik karet remah dan bahkan sampai di pabrik ban, dan
  2. Untuk industri karet sit asap/RSS (Ribbed Smoked Sheet) adalah waktu pengolahan jauh lebih cepat yaitu dari 6 hari (secara konvensional) menjadi dari 2 hari (dengan asap cair) dan tidak ada pembakaran kayu karet lagi untuk pengawetan dan pengeringan sit. Dampak terhadap lingkungan dengan tidak ada pembakaran kayu karet lagi, maka akan dicegah pencemaran udara oleh CO2 di udara sebanyak 46 % x 6 juta m3 (produksi RSS di Dunia ±1,5 juta ton, setiap ton RSS memerlukan kayu bakar sebanyak ± 4 m3, dan setiap kg kayu karet dibakar menghasilkan CO2 sebanyak 46 %). Serta kayunya dapat dijual di pabrik papan lapis atau dibuat perkakas rumah tangga (red).
Masalah lain, nilai plastisitas (Po dan PRI) yang rendah pada karet remah secara konvensional hanya bisa diproses dengan menganginkannya selama 7-14 hari, hal ini tentu menyebabkan waktu pengolahan yang jauh lebih lama dan biaya meningkat karena terhentinya perputaran modal dalam jumlah besar selama waktu tersebut.
B. CARA PEMAKAIAN ASAP CAIR-GRADE C DAN PENAWARAN
  1. Untuk dapat digunakan secara efisien, Asap Cair-Grade C ini harus diencerkan terlebih dahulu. Pengenceran dilakukan hingga mencapai konsentrasi 1:15 dengan pengertian 1 liter ascir untuk 15 liter air.
  2. Kemudian larutan hasil pencampuran dengan Asap Cair-Grade C dan air tersebut digunakan dengan perbandingan 1:20 atau 1 bagian Asap Cair-Grade C dicampurkan dengan 20 bagian lateks. Dosis ini tidak mengikat, karena tergantung kebutuhan tiap pabrik atau pekebun.
  3. Dengan demikian, jika dihitung-hitung, 1 liter Asap Cair-Grade C pekat dapat membekukan 3,5 Hektar getah dari kebun karet. Hasil yang luar biasa, dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan dengan membeli asap cair jenis Asap Cair-Grade C ini.
  4. Asap Cair-Grade C ini, juga dapat digunakan sebagai pengering sit asap (RSS) dari yang biasa 6 hari menjadi hanya 2 hari bila memakai Asap Cair-Grade C dan tidak memerlukan kayu bakar untuk mengeringkan RSS.
Dengan berbagai keuntungan ini, kami mengajak sahabat petani dan pengolah KARET sekalian untuk mencobanya.